Sabtu, 15 Februari 2014

Almu'min 41- 50

[TAFSIR] : al-Mu'min
<<KEMBALI KE DAFTAR SURAH                          DAFTAR SURAH al-Mu'min>>

Surah Al Mu'min 41 
Hai kaumku, bagaimanakah kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyerukan ke neraka?(QS. 40:41)

وَيَا قَوْمِ مَا لِي أَدْعُوكُمْ إِلَى النَّجَاةِ وَتَدْعُونَنِي إِلَى النَّارِ (41) 
Orang yang beriman itu mengulangi seruannya kepada kaumnya dengan mengatakan: "Wahai kaumku, aku merasa heran dengan sikap dan tindakan kamu sekalian, aku menyeru kamu mengikuti jalan keselamatan, menghindarkan kamu dari siksa neraka dan membawamu ke dalam surga dengan beriman kepada Allah dan mengerjakan amal yang saleh, sedangkan kamu menyeruku ke jalan kesengsaraan yang membawa ke dalam neraka.


(Kenapa) kamu menyeruku supaya kafir kepada Allah dan mempersekutukan-Nya dengan apa yang tidak kuketahui padahal aku menyeru kamu (beriman) kepada yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun?(QS. 40:42)

Surah Al Mu'min 42 
تَدْعُونَنِي لِأَكْفُرَ بِاللَّهِ وَأُشْرِكَ بِهِ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ وَأَنَا أَدْعُوكُمْ إِلَى الْعَزِيزِ الْغَفَّارِ (42) 
Selanjutnya orang mukmin itu menyatakan: "Kamu sekalian menyeru dan mengajakku mengingkari Allah dan memperserikatkan-Nya dengan sesuatu, yang tidak mempunyai alasan yang benar dan tidak ada bukti-bukti yang dapat diyakini kebenarannya, yang menyatakan bahwa memperserikatkan Tuhan itu adalah kepercayaan yang benar. Sedangkan aku menyeru dan mengajakmu agar kamu sekalian mengesakan Allah, tidak ada Tuhan yang lain selain Dia, Yang Maha Kuasa lagi Maha Perkasa, dengan bukti-bukti yang nyata. Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun dosa-dosa hamba-Nya.

Sudah pasti bahwa apa yang kamu seru supaya aku (beriman) kepadanya tidak dapat memperkenankan seruan apapun baik di dunia maupun di akhirat. Dan sesungguhnya kita kembali kepada Allah dan sesungguhnya orang-orang yang melampaui batas, mereka itulah penghuni neraka.(QS. 40:43)

Surah Al Mu'min 43 
لَا جَرَمَ أَنَّمَا تَدْعُونَنِي إِلَيْهِ لَيْسَ لَهُ دَعْوَةٌ فِي الدُّنْيَا وَلَا فِي الْآخِرَةِ وَأَنَّ مَرَدَّنَا إِلَى اللَّهِ وَأَنَّ الْمُسْرِفِينَ هُمْ أَصْحَابُ النَّارِ (43) 
Sebenarnya kamu telah menyeruku menyembah berhala-berhala, yang tidak mendengar seruan orang-orang yang menyerunya, tidak dapat memberi pertolongan baik di dunia maupun di akhirat, karena ia tidak dapat memberikan sesuatu mudarat dan tidak pula sesuatu manfaat kepada siapapun. 

إن تدعوهم لا يسمعوا دعاءكم ولو سمعوا ما استجابوا لكم ويوم القيامة يكفرون بشرككم ولا ينبئك مثل خبير 
Artinya: 
Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu, dan kalau mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu. Dan di hari kiamat mereka akan mengingkari kemusyrikanmu dan tidak ada yang dapat memberikan keterangan kepadamu sebagai yang diberikan oleh Yang Maha Mengetahui. (Q.S. Fatir: 14) 
Dan firman Allah SWT: 

ومن أضل ممن يدعوا من دون الله من لا يستجيب له إلى يوم القيامة وهم عن دعائهم غافلون 
Artinya: 
Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (doa) nya sampai Hari Kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) Jahanam mereka. (Q.S. Al Ahqaf: 5) 
Ketahuilah kaumku, bahwa kita semua adalah milik Allah dan kepada-Nya pulalah kita kembali setelah mati dan dibangkitkan kembali: "Waktu itu pulalah Dia memberi balasan kepada kita, sesuai dengan perbuatan dan amal kita masing-masing. Orang-orang yang kafir dan melampaui batas akan menjadi penghuni neraka". 
Berkata Ibnu Masud, Mujahid dan Asy Sya'bi: "Orang yang lemah akal pikirannya itu ialah orang-orang yang membunuh menumpahkan darah orang lain tanpa hak, orang-orang yang memperturutkan hawa nafsunya dan orang-orang yang mengotori dirinya dengan perbuatan-perbuatan maksiat.

Kelak kamu akan ingat kepada apa yang kukatakan kepada kamu. Dan aku menyerahkan utusanku kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya`.(QS. 40:44)

Surah Al Mu'min 44 
فَسَتَذْكُرُونَ مَا أَقُولُ لَكُمْ وَأُفَوِّضُ أَمْرِي إِلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ (44) 
Kemudian orang-orang yang beriman itu mengakhiri nasihatnya kepada kaumnya dengan mengatakan: "Wahai kaumku, di akairat kelak kamu sekalian akan mengetahui kebenaran yang aka sampaikan kepadamu baik berupa perintah-perintah Allah maupun berupa larangan-larangan-Nya. Waktu itu kamu akan menyesal, sedang waktu itu sesalan tiada berguna lagi. Aku bertawakkal kepada Tuhanku dan aku menyerahkan kepada-Nya segala urusanku dan aku mohon pertolongan kepada-Nya, agar aku terpelihara dari segala macam kejahatan yang mungkin aku melakukannya dan dari segala bencana yang mungkin menimpaku. 
Berkata Muqatil: "Orang yang beriman yang memberi nasihat kepada Alquran dan kaumnya itu, setelah memberi nasihat ia lari ke gunung, lalu mereka mencarinya, tetapi mereka tidak dapat menemukannya". 
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui keadaan hamba-hamba-Nya, memberi petunjuk hamba-hamba-Nya yang pantas diberi petunjuk dan menyesatkan hamba-hamba Nya yang menginginkan kesesatan itu dengan mengerjakan perbuatan-perbuatan terlarang dan tidak mengerjakan perintah-perintah yang harus mereka laksanakan.

Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka, dan Firaun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk.(QS. 40:45)

Surah Al Mu'min 45 
فَوَقَاهُ اللَّهُ سَيِّئَاتِ مَا مَكَرُوا وَحَاقَ بِآلِ فِرْعَوْنَ سُوءُ الْعَذَابِ (45) 
Pada ayat ini Allah SWT menerangkan bahwa Dia menolong hamba-Nya yang beriman dan menghancurkan musuh-musuh mereka dengan menyatakan: "Dia memelihara orang-orang yang beriman itu dari segala usaha tipu daya dan penganiayaan yang akan dilakukan oleh Alquran dan pengikut-pengikutnya atasnya dengan menyelamatkannya beserta Musa. Musa dan orang-orang yang beriman besertanya dan menenggelamkan Alquran beserta pengikut-pengikutnya di Laut Merah. Di akhirat nanti mereka akan ditimpa azab yang sangat. 
Diriwayatkan oleh Ibnu `Abbas: "Tatkala Alquran mengetahui keimanan orang itu, maka Alquran bermaksud hendak membunuhnya karena itu dia lari menyelamatkan diri.

Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. Dikatakan kepada malaikat: `Masukkanlah Firaun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras`.(QS. 40:46)

Surah Al Mu'min 46 
النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوا آلَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِ (46) 
Pada ayat ini digambarkan azab yang akan menimpa Alquran dan kaumnya yang durhaka itu di akhirat nanti. Sejak mereka meninggal dunia sampai mereka dibangkitkan kelak, mereka akan dihadapkan ke neraka pagi petang dan terus-menerus yang demikian itu sampai Hari Kiamat. 
Pada hari Kiamat dikatakanlah kepada para penjaga neraka: "Masukkanlah Alquran dan kaumnya ke dalam neraka dan timpakanlah kepada mereka siksa yang keras". Sebagian ulama berpendapat bahwa azab kubur itu ada dan dasarnya adalah ayat ini. Pendapat mereka dikuatkan oleh hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim yaitu: 

إن أحدكم إذا مات عرض عليه مقعده بالغداة والعشي إن كان من أهل الجنة فمن أهل الجنة, وإن كان من أهل النار فمن أهل النار ويقال هذا مقعدك حين يبعثك الله تعالى إليه يوم القيامة, ثم قرأ: "النار يعرضون عليها غدوا وعشيا ويوم تقوم الساعة". 
Artinya: 
Bahwasanya Rasulullah saw bersabda: "Sesungguhnya salah seorang kamu apabila ia meninggal dunia diperlihatkan kepadanya tempat duduknya pagi dan petang. Jika ia termasuk ahli surga, maka (tempat duduknya itu adalah) tempat duduk ahli surga, jika ia termasuk ahli neraka maka tempat duduknya adalah tempat duduk ahli neraka. Dikatakan kepadanya: "Inilah tempat duduk engkau sampai Allah SWT membangkitkan engkau pada Hari Kiamat. kemudian membaca ayat ini". 
Dari firman Allah dan hadis di atas dapat diambil kesimpulan bahwa azab kubur itu adalah suatu kebenaran yang tidak dapat disangkal lagi dan akan dialami oleh orang kafir sampai mereka dibangkitkan kembali, setiap pagi dan petang.

Dan (ingatlah), ketika mereka berbantah-bantah dalam neraka, maka orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: `Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebahagian azab api neraka?`(QS. 40:47)

Surah Al Mu'min 47 
وَإِذْ يَتَحَاجُّونَ فِي النَّارِ فَيَقُولُ الضُّعَفَاءُ لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًا فَهَلْ أَنْتُمْ مُغْنُونَ عَنَّا نَصِيبًا مِنَ النَّارِ (47) 
Pada ayat ini Allah SWT memerintahkan kepada Nabi Muhammad saw agar menceritakan kepada orang musyrik Mekah tentang malapetaka yang telah menimpa Alquran dan kaumnya, azab kubur dan azab akhirat yang akan menimpa mereka nanti, agar berita itu menjadi pelajaran bagi mereka sehingga mereka sadar dan beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. 
Perintah itu ialah: "Wahai Muhammad, ceritakanlah kepada orang-orang musyrik Mekah tentang keadaan orang-orang kafir yang mengingkari seruan Rasul di dalam neraka nanti, mereka berbantah-bantahan di dalam neraka. Para penyembah mohon pertolongan kepada sembahannya agar diselamatkan dari azab neraka yang sedang menimpa mereka, atau menguranginya, tetapi sembaban-sembahan itu berlepas diri dari permintaan itu, karena mereka sendiri tidak berdaya mengurangi atau mengelakkan diri dari azab yang sedang menimpa mereka itu. Para penyembah berhala itu menempelak sembahan-sembahan itu dengan mengatakan: "Kami adalah penyembah-penyembahmu waktu di dunia dahulu, kami adalah penjaga-penjagamu yang selalu taat kepadamu dan mencukupkan segala keperluanmu, sehingga kami mengingkari seruan Rasul yang disampaikan kepada kami. Sekiranya kami tidak menyembah kamu semasa hidup di dunia dahulu, tentulah kami akan mengikuti seruan Rasul, sehingga kami tidak dimasukkan ke dalam neraka seperti sekarang ini. Apakah kamu mau menghindarkan kami dari azab ini atau meringankannya dengan kesediaan kamu memikul sebagian dari azab yang telah menimpa kami ini?. Seandainya bukan karena kamu sekalian, tentulah kami menjadi orang-orang yang beriman".

Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab: `Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka karena sesungguhnya Allah telah menetapkan keputusan antara hamba-hamba- (Nya)`.(QS. 40:48)

Surah Al Mu'min 48 
قَالَ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا كُلٌّ فِيهَا إِنَّ اللَّهَ قَدْ حَكَمَ بَيْنَ الْعِبَادِ (48) 
Pada ayat ini diterangkan jawaban sembahan-sembahan itu kepada penyembah-penyembahnya dengan mengatakan: "Sekarang kita sama-sama berada dalam neraka Jahanam dan sedang ditimpa azab yang pedih. Seandainya kami dapat mengelakkan diri atau dapat mengurangi sebagian dari siksa yang sedang menimpa ini, tentu kami akan melakukannya dan kami akan mengusahakannya untuk diri kami lebih dahulu, seandainya kami akan dapat melakukannya yang demikian tentu kamu sekalian dapat pula melakukannya. karena kami dan kamu adalah sama, sama-sama makhluk dan sama-sama berada di bawah kekuasaan Allah SWT. Allah SWT benar-benar telah menetapkan hukum di antara hamba-hamba-Nya dengan seadil-adilnya dan memberikan kepada seseorang apa yang harus diterimanya baik dalam bentuk pahala maupun dalam bentuk siksa, dan tidak seorangpun akan dirugikan-Nya.

Dan orang-orang yang berada dalam neraka berkata kepada penjaga-penjaga neraka Jahannam: `Mohonkanlah kepada Tuhanmu supaya Dia meringankan azab dari kami barang sehari`.(QS. 40:49)

Surah Al Mu'min 49 
وَقَالَ الَّذِينَ فِي النَّارِ لِخَزَنَةِ جَهَنَّمَ ادْعُوا رَبَّكُمْ يُخَفِّفْ عَنَّا يَوْمًا مِنَ الْعَذَابِ (49) 
Setelah orang-orang musyrik yang sedang dalam neraka itu tidak berhasil mendapatkan pertolongan dari sembahan-sembahannya, maka mereka mohon pertolongan kepada penjaga neraka dengan mengatakan: "Wahai penjaga neraka (Malik), mohonkanlah kepada Allah SWT agar Dia meringankan siksa yang telah ditimpakan-Nya kepada kami ini. Seandainya keringanan itu dapat diberikan kepada kami, dengan mengembalikan kami ke dunia untuk hidup dan beribadah maka kembalikanlah kami barang sesaat, mudah-mudahan hal ini dapat mengurangi penderitaan kami".

Penjaga Jahannam berkata: `Dan apakah belum datang kepada kamu rasul-rasulmu dengan membawa keterangan-keterangan?` Mereka menjawab: `Benar, sudah datang`. Penjaga-penjaga Jahannam berkata: `Berdoalah kamu`. Dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka.(QS. 40:50)


Surah Al Mu'min 50 
قَالُوا أَوَلَمْ تَكُ تَأْتِيكُمْ رُسُلُكُمْ بِالْبَيِّنَاتِ قَالُوا بَلَى قَالُوا فَادْعُوا وَمَا دُعَاءُ الْكَافِرِينَ إِلَّا فِي ضَلَالٍ (50) 
Para penjaga neraka itu menjawab: "Bukankah dahulu telah diutus kepadamu Rasul-rasul, memberikan keterangan, bukti-bukti dan dalil-dalil yang menunjukkan keesaan Allah, memberimu petunjuk-petunjuk ke jalan kebahagiaan serta menyampaikan kabar peringatan kepadamu, tentang akibat perbuatan terlarang yang kamu kerjakan dan akibat mengingkari Allah?. 
Orang-orang musyrik itu menjawab: "Benar, Rasul-rasul itu telah datang kepada kami, mengajak kami beriman kepada Allah dan Rasul Nya. tetapi kami mengingkari seruan itu dan tidak mau beriman, bahkan kami menentang dan menyiksa Rasul-rasul itu dan orang-orang yang beriman kepadanya. 
Penjaga neraka menjawab: "Jika tindakan dan sikapmu terhadap Rasul sewaktu hidup di dunia benar-benar seperti yang kamu terangkan itu maka mohonlah oleh kamu sendiri kepada Allah SWT, kami tidak akan menJahanamkan semua orang kafir yang mendustakan Rasul. ingatlah olehmu, bahwa Jahanam orang yang seperti kamu itu tidak akan diperkenankan Allah dan tidak akan ada faedahnya. Bagi kamu adalah sama saja, apakah kamu berJahanam atau tidak, azab itu tidak akan berkurang sedikit pun, rasakanlah azab itu sebagai akibat perbuatan kamu sendiri. 
Tentang keadaan penduduk neraka itu, diriwayatkan oleh At Tirmizi dari Abu Darda', ia berkata: "Ahli neraka ditimpa kelaparan yang sangat yang tidak tertahankan oleh mereka, karena itu mereka memohon pertolongan berupa makanan. Mereka diberi makanan pohon berduri yang tidak dapat menggemukkan dan tidak dapat menghilangkan lapar, lalu mereka makan pohon itu tetapi mereka bertambah lapar. Maka mereka minta tolong lagi lalu mereka diberi makanan yang dapat menyekat di kerongkongan mereka setelah mereka makan. Mereka mengatakan jika mereka makan dan tercekik mereka minta minum air tetapi mereka diberi minum cairan besi yang mendidih, maka apabila minuman itu mendekati muka mereka, muka mereka pun terbakar, maka apabila minuman itu sampai ke perut mereka, maka minuman itu mengahancurkan usus mereka. Akhirnya mereka minta tolong kepada malaikat, maka malaikat membaca ayat 49 dan 50 surah ini.

<<KEMBALI KE DAFTAR SURAH                           DAFTAR SURAH al-Mu'min>>

COPAS FROM:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar