http://users6.nofeehost.com/alquranonline/Alquran_Tafsir.asp?pageno=1&SuratKe=28
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al 'Ankabuut 51
أَوَلَمْ يَكْفِهِمْ أَنَّا أَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ يُتْلَى عَلَيْهِمْ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَرَحْمَةً وَذِكْرَى لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ (51) Dan apakah tidak cukup bagi mereka bahwasanya Kami telah menurunkan kepadamu Al Kitab (Al quran) sedang dia dibacakan kepada mereka? Sesungguhnya dalam (Al quran) itu terdapat rahmat yang besar dan pelajaran bagi orang-orang yang beriman.(QS. 29:51)
Ayat ini merupakan jawaban yang lain terhadap permintaan orang-orang musyrik Mekah kepada Nabi Muhammad saw untuk mendatangkan mukjizat yang nyata. Jawaban ini menolak tuntutan mereka yang meminta mukjizat yang nyata. Padahal Alquran telah dibacakan kepada mereka. Apakah tidak cukup bagi mereka dalil-dalil yang menerangkan bukti-bukti kerasulannya, memberitahukan yang. termuat dalam kitab-kitab suci yang terdahulu, sedang mereka sendiri tidak mengetahuinya dengan pasti. Dalam pada itu apakah tidak terpikir oleh mereka bahwa seorang yang tidak pandai tulis baca, tidak pernab bergaul rapat apalagi belajar kepada Ahli Kitab sanggup menyampaikan -Alquran kepada mereka dengan isi yang demikian itu. Seandainya mereka mau berpikir dan menginginkan kebenaran, sebenarnya telah cukup Alquran itu saja bagi mereka untuk membenarkan kerasulanmu.
Kemudian Allah SWT menerangkan keutamaan dan kelebihan Alquran dengan mengatakan bahwa ayat-ayatnya merupakan rahmat bagi mereka, karena di dalamnya tidak terdapat ancaman-ancaman kehancuran itu, seperti ancaman yang pernah diberikan kepada orang-orang yang terdahulu, mereka pasti mengingkari juga, dan tentu mereka akan mengalami pula apa yang pernah dialami oleh orang-orang dahulu yang pernah mengingkari Rasul Nya, seperti yang pernah dialami oleh kaum `Ad, Samud, Firaun dan kaumnya yang lain. Tidak adanya ancaman kemusnahan bagi kaum musyrikin di dalam Alquran merupakan suatu rahmat Allah yang besar bagi umat Muhammad yang datang kemudian.
Diterangkan pula bahwa ayat-ayat Alquran itu adalah pelajaran bagi orang-orang yang beriman. Maksudnya ialah ayat-ayat Alquran-itu menerangkan peristiwa yang dialami umat-umat dahulu karena sikap mereka terhadap para Rasul yang diutus kepada mereka, menerangkan bukti-bukti yang kuat dan lengkap, menerangkan akhlak yang mulia yang harus dipunyai oleh seorang manusia yang baik, menerangkan hukum-hukum dan petunjuk mencapai kebahagiaan hidup, memuat pengetahuan yang sangat berguna bagi manusia, dan sebagainya. Seandainya orang-orang musyrik dan manusia yang lain mau menjadikan ayat-ayat tersebut sebagai pelajaran, memikirkan serta mengamalkannya, tentulah mereka akan memperoleh jalan yang benar, mereka akan berbahagia hidup di dunia dan di akhirat. Tetapi jika mereka tidak mau dan tidak berniat untuk menghilangkan penyakit yang ada dalam hati mereka, tentulah mereka akan menjadi orang yang merugi di dunia dan di akhirat.
أَوَلَمْ يَكْفِهِمْ أَنَّا أَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ يُتْلَى عَلَيْهِمْ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَرَحْمَةً وَذِكْرَى لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ (51) Dan apakah tidak cukup bagi mereka bahwasanya Kami telah menurunkan kepadamu Al Kitab (Al quran) sedang dia dibacakan kepada mereka? Sesungguhnya dalam (Al quran) itu terdapat rahmat yang besar dan pelajaran bagi orang-orang yang beriman.(QS. 29:51)
Ayat ini merupakan jawaban yang lain terhadap permintaan orang-orang musyrik Mekah kepada Nabi Muhammad saw untuk mendatangkan mukjizat yang nyata. Jawaban ini menolak tuntutan mereka yang meminta mukjizat yang nyata. Padahal Alquran telah dibacakan kepada mereka. Apakah tidak cukup bagi mereka dalil-dalil yang menerangkan bukti-bukti kerasulannya, memberitahukan yang. termuat dalam kitab-kitab suci yang terdahulu, sedang mereka sendiri tidak mengetahuinya dengan pasti. Dalam pada itu apakah tidak terpikir oleh mereka bahwa seorang yang tidak pandai tulis baca, tidak pernab bergaul rapat apalagi belajar kepada Ahli Kitab sanggup menyampaikan -Alquran kepada mereka dengan isi yang demikian itu. Seandainya mereka mau berpikir dan menginginkan kebenaran, sebenarnya telah cukup Alquran itu saja bagi mereka untuk membenarkan kerasulanmu.
Kemudian Allah SWT menerangkan keutamaan dan kelebihan Alquran dengan mengatakan bahwa ayat-ayatnya merupakan rahmat bagi mereka, karena di dalamnya tidak terdapat ancaman-ancaman kehancuran itu, seperti ancaman yang pernah diberikan kepada orang-orang yang terdahulu, mereka pasti mengingkari juga, dan tentu mereka akan mengalami pula apa yang pernah dialami oleh orang-orang dahulu yang pernah mengingkari Rasul Nya, seperti yang pernah dialami oleh kaum `Ad, Samud, Firaun dan kaumnya yang lain. Tidak adanya ancaman kemusnahan bagi kaum musyrikin di dalam Alquran merupakan suatu rahmat Allah yang besar bagi umat Muhammad yang datang kemudian.
Diterangkan pula bahwa ayat-ayat Alquran itu adalah pelajaran bagi orang-orang yang beriman. Maksudnya ialah ayat-ayat Alquran-itu menerangkan peristiwa yang dialami umat-umat dahulu karena sikap mereka terhadap para Rasul yang diutus kepada mereka, menerangkan bukti-bukti yang kuat dan lengkap, menerangkan akhlak yang mulia yang harus dipunyai oleh seorang manusia yang baik, menerangkan hukum-hukum dan petunjuk mencapai kebahagiaan hidup, memuat pengetahuan yang sangat berguna bagi manusia, dan sebagainya. Seandainya orang-orang musyrik dan manusia yang lain mau menjadikan ayat-ayat tersebut sebagai pelajaran, memikirkan serta mengamalkannya, tentulah mereka akan memperoleh jalan yang benar, mereka akan berbahagia hidup di dunia dan di akhirat. Tetapi jika mereka tidak mau dan tidak berniat untuk menghilangkan penyakit yang ada dalam hati mereka, tentulah mereka akan menjadi orang yang merugi di dunia dan di akhirat.