Selasa, 19 Februari 2013

Surat Al Ankabut 31 - 40

<<KEMBALI KE DAFTAR SURAH                         DAFTAR SURAH AL-'ANKABUT>>
http://users6.nofeehost.com/alquranonline/Alquran_Tafsir.asp?pageno=1&SuratKe=28
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al 'Ankabuut 31 
وَلَمَّا جَاءَتْ رُسُلُنَا إِبْرَاهِيمَ بِالْبُشْرَى قَالُوا إِنَّا مُهْلِكُو أَهْلِ هَذِهِ الْقَرْيَةِ إِنَّ أَهْلَهَا كَانُوا ظَالِمِينَ (31) Dan tatkala utusan Kami (para malaikat) datang kepada Ibrahim membawa kabar gembira, mereka mengatakan: `Sesungguhnya kami akan menghancurkan penduduk negeri (Sodom) ini; sesungguhnya penduduknya adalah orang-orang yang zalim`.(QS. 29:31)
Dalam ayat ini Allah menerangkan tentang kedatangan malaikat yang datang menemui Nabi Ibrahim memberi kabar gembira bahwa Allah akan mengaruniakan kepadanya seorang anak bernama Ishak. Kelak putra itu akan diangkat menjadi Nabi dan Rasul menggantikan tugas dan jabatan Ibrahim. Kemudian diberitahukan kepada beliau bahwa negeri Sodom akan dihancurkan untuk menghukum kaum yang mendustakan Lut.

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al 'Ankabuut 32 
قَالَ إِنَّ فِيهَا لُوطًا قَالُوا نَحْنُ أَعْلَمُ بِمَنْ فِيهَا لَنُنَجِّيَنَّهُ وَأَهْلَهُ إِلَّا امْرَأَتَهُ كَانَتْ مِنَ الْغَابِرِينَ (32) Berkata Ibrahim: `Sesungguhnya di kota itu ada Luth`. Para malaikat berkata: `Kami lebih mengetahui siapa yang ada di kota itu. Kami sungguh-sungguh akan menyelamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali isterinya. Dia adalah termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan).(QS. 29:32)
Ibrahim merasa khawatir dan cemas akan nasib Lut, karena Lut mungkin akan turut hancur bersama mereka. Karena itu ia mengingatkan hal ini kepada mereka yang ditugaskan Allah itu. Hai malaikat , di sana ada seorang utusan Tuhan bernama Lut, dia bukan termasuk orang yang aniaya kepada dirinya bahkan ia seorang rasul yang beriman dan taat kepada-Nya. Malaikat itu menjawab , "Ya Kami sudah memakluminya, dan Lut bukan termasuk dalam golongan orang yang jahat itu. Hanya istrinya yang termasuk orang yang tetap akan disiksa, karena turut membenarkan kaum Lut atas kekafiran dan kelaliman serta perbuatan-perbuatan kejinya.

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al 'Ankabuut 33 - 34 
وَلَمَّا أَنْ جَاءَتْ رُسُلُنَا لُوطًا سِيءَ بِهِمْ وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًا وَقَالُوا لَا تَخَفْ وَلَا تَحْزَنْ إِنَّا مُنَجُّوكَ وَأَهْلَكَ إِلَّا امْرَأَتَكَ كَانَتْ مِنَ الْغَابِرِينَ (33) إِنَّا مُنْزِلُونَ عَلَى أَهْلِ هَذِهِ الْقَرْيَةِ رِجْزًا مِنَ السَّمَاءِ بِمَا كَانُوا يَفْسُقُونَ (34) Dan tatkala datang utusan-utusan Kami (para malaikat) itu kepada Luth, dia merasa susah karena (kedatangan) mereka, dan (merasa) tidak mempunyai kekuatan untuk melindungi mereka dan mereka berkata:` Janganlah kamu takut dan jangan (pula) susah. Sesungguhnya kami akan menyelamatkan kamu dan pengikut-pengikutmu, kecuali isterimu, dia adalah termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan) `.(QS. 29:33)
Demikianlah, ketika malaikat datang menemui Lut, dan menyampaikan maksud kedatangannya, Lut menjadi panik dan sesak napas Sebab ia khawatir orang-orang Sodom itu, akan mengganggunya kelak bila mengetahui ada tamu yang mulia itu. Oleh karena itu kedatangan malaikat itu sengaja dirahasiakannya. Lut tidak sanggup menolak kedatangan mereka. 
Malaikat setelah melihat ketakutan dan kecemasan Lut atas kedatangan kaumnya, ia di tentramkan oleh para malaikat itu dengan ucapan, "Hai Lut hendaklah engkau tenang, jangan gusar". Engkau tak usah khawatir akan keselamatan kami dan apa yang dilakukan oleh kaummu terhadap kami. Sebab perbuatan jahat mereka telah sampai ke puncaknya dan nasihat sudah cukup banyak engkau sampaikan kepada mereka. 
Untuk menenteramkan perasaan Lut, malaikat itu berkata pula, "Kami akan menyelamatkan engkau dari siksaan yang akan diturunkan kepada kaummu dalam waktu dekat ini, demikian pula para pengikutmu yang beriman dan setia. Tak dapat tidak, pastilah mereka itu akan mengalami siksaan berat. Dan istrimu termasuk golongan mereka yang akan dihukum itu". Istri Lut mengetahui ada tamu lelaki singgah (menginap) di rumahnya, maka dengan serta merta ia memberitahukan hal itu kepada rekan-rekannya sehingga tersiarlah berita dengan cepat bahwa di rumah Lut ada tamu tak dikenal. Dengan segera timbullah niat jahat dalam hati mereka untuk mengganggu tamu itu. Berundinglah dan bermufakatlah mereka membuat suatu rencana, bagaimana bisa melaksanakan niat tersebut. Dengan demikian jelaslah bahwa istri Lut termasuk orang yang berserikat dalam rencana busuk itu. Keterangan malaikat di atas, menenangkan perasaan Lut dari ketakutan. Kepada beliau diingatkan lagi, "Kami para malaikat pasti akan mendatangkan siksaan kepada mereka dengan tangan kami sendiri, akibat kefasikan yang sudah berurat berakar dalam diri mereka". 
Pendapat yang masyhur menyebutkan, mula-mula terjadi guncangan keras, tanah tempat kediaman manusia yang durhaka itu jungkir balik. Negeri itu setelah diserang hujan batu dan gempa bumi yang dahsyat menjadi hancur berantakan dan menjadi rata dengan bumi. Akhirnya negeri Sodom bekas kediaman umat Nabi Lut menjadi lautan mati (Al Bahrul Mayit).

Sesungguhnya Kami akan menurunkan azab dari langit atas penduduk kota ini karena mereka berbuat fasik.(QS. 29:34)

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al 'Ankabuut 35 
وَلَقَدْ تَرَكْنَا مِنْهَا آيَةً بَيِّنَةً لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ (35) Dan sesungguhnya Kami tinggalkan daripadanya satu tanda yang nyata bagi orang-orang yang berakal.(QS. 29:35)
Kemudian dijelaskan bahwa azab dan bala itu diturunkan di samping untuk menghukum kesalahan-kesalahan yang telah di perbuat oleh umat Nabi Lut, juga diharapkan menjadi peringatan bagi generasi yang hidup sesudahnya. yaitu orang-orang yang menggunakan akal dan ingin pelajaran dari apa yang telah terjadi.

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al 'Ankabuut 36 
وَإِلَى مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًا فَقَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَارْجُوا الْيَوْمَ الْآخِرَ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَ (36) Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Mad-yan, saudara mereka Syuaib, maka ia berkata:` Hai kaumku, sembahlah olehmu Allah, harapkanlah (pahala) hari akhir, dan jangan kamu berkeliaran di muka bumi berbuat kerusakan `.(QS. 29:36)
Allah mengutus Nabi Syuaib kepada kaum yang berdiam di negeri Madyan, supaya mereka beribadah kepada Allah Yang Maha Esa dengan ikhlas (tidak mempersekutukan-Nya dengan yang lain). Ibadah tersebut akan bermanfaat untuk kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat kelak". Dalam ayat ini diharapkan "berharaplah kamu untuk hari akhirat", berarti hendaklah kamu merasa takut dengan kedatangan hari itu dan persiapkanlah dirimu dengan amal saleh sebanyak-banyaknya guna menghadapinya. Di samping seruan itu untuk menyembah Allah Yang Maha Esa, dan memperbanyak amal untuk perbekalan di kampung akhirat, Syuaib juga menganjurkan supaya meninggalkan segala perbuatan yang bersifat merusak dan membinasakan. 
Jangan saling merugikan antara sesama manusia. Umpamanya mengurangi takaran dan timbangan, dan merampok kafilah yang sedang lalu. Kemudian perbanyaklah tobat kepada Tuhan sambil mengembalikan diri kepada-Nya dengan jalan mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al 'Ankabuut 37 
فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَتْهُمُ الرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا فِي دَارِهِمْ جَاثِمِينَ (37) Maka mereka mendustakan Syuaib, lalu mereka ditimpa gempa yang dahsyat, dan jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka.(QS. 29:37)
Akan tetapi sebagaimana halnya kaum Nabi Lut, umat Nabi Syuaib pun durhaka dan tidak mau menerima nasihat Nabi Syuaib. Mereka malah mendustakannya. Oleh karena itu berlakulah Sunah Tuhan. Ketika mereka dengan terang-terangan mendustai Syuaib setelah diberi peringatan berulang-ulang, maka tibalah waktunya Allah mengazab mereka. Bumi tempat kediaman mereka diguncangkan oleh gempa yang menggetarkan dan menghancurkan tanah kediaman mereka. Mereka mati jungkir balik dan ditelan bumi, tanpa bergerak lagi. Cerita lebih lengkap tentang Nabi Syuaib telah disebutkan pula oleh Tuhan dalam ayat-ayat lain, yaitu surat Al A'raf ayat 88 s/d 93, surat Hud ayat 87 s/d 94, dan surat Asy Syu'ara' ayat 176 s/d 190.

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al 'Ankabuut 38 
وَعَادًا وَثَمُودَ وَقَدْ تَبَيَّنَ لَكُمْ مِنْ مَسَاكِنِهِمْ وَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطَانُ أَعْمَالَهُمْ فَصَدَّهُمْ عَنِ السَّبِيلِ وَكَانُوا مُسْتَبْصِرِينَ (38) Dan (juga) kaum Aad dan Tsamud, dan sungguh telah nyata bagi kamu (kehancuran mereka) dari puing-puing tempat tinggal mereka. Dan syaitan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang berpandangan tajam,(QS. 29:38)
Ayat ini menyebutkan sebab mereka durhaka kepada Nabi Hud dan tidak mau meninggalkan sesembahan nenek moyang mereka. Itu disebabkan bujukan setan juga. Di samping mereka menyembah selain dari Allah Yang Maha Esa mereka juga senang mengganggu kafilah yang sedang lewat membawa barang dagangannya, pada hal mereka mempunyai cukup kemampuan untuk berpikir dan menilai betapa buruknya perbuatan mereka itu. Mereka sering menyangsikan dan menunggu-nunggu kedatangan azab Tuhan yang dijanjikan itu, itu, tetapi mereka tidak pernah memikirkan azab Tuhan yang dijanjikan itu, mereka tidak pernah memikirkan dan merenungkan azab yang bakal menimpa itu. Sementara mereka asyik dengan pekerjaannya sampai terlengah untuk memperhatikan sesuatu yang menunjukkan kepada keesaan Allah.

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al 'Ankabuut 39 
وَقَارُونَ وَفِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَلَقَدْ جَاءَهُمْ مُوسَى بِالْبَيِّنَاتِ فَاسْتَكْبَرُوا فِي الْأَرْضِ وَمَا كَانُوا سَابِقِينَ (39) dan (juga) Karun, Firaun dan Haman. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka Musa dengan (membawa bukti-bukti) keterangan-keterangan yang nyata. Akan tetapi mereka berlaku sombong di (muka) bumi, dan tiadalah mereka orang-orang yang luput (dari kehancuran itu).(QS. 29:39)
Musa telah menjelaskan kepada Karun, Firaun dan Haman, tanda-tanda kebesaran ayat Tuhan sebagai dasar untuk memperkuat risalah yang dibawanya. Namun mereka bersikap angkuh (takabur) dan tidak mau beriman. Kecongkakan Firaun sungguh tak ada batasnya, ia menganggap dirinya sebagai tuhan yang harus disembah. Oleh karena itu mereka semua tidak terlepas dari azab Allah dalam berbagai siksaan.

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al 'Ankabuut 40 
فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنْبِهِ فَمِنْهُمْ مَنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُمْ مَنْ خَسَفْنَا بِهِ الْأَرْضَ وَمِنْهُمْ مَنْ أَغْرَقْنَا وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ (40) Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.(QS. 29:40)
Umat yang dibinasakan Allah dengan sebab mereka mendustakan Rasul, diturunkan kepada mereka bermacam-macam azab, yakni: 
a. Angin yang sangat kencang yang mengandung batu, yang didatangkan kepada umat Nabi Hud (`Ad). Mereka menantang Nabi Hud, "siapakah gerangan yang lebih kuat dan berkuasa lagi dari kami?". Kesombongan mereka dibalas Tuhan dengan mendatangkan angin, sehingga mereka mati bergelimpangan. Allah berfirman dalam ayat lain yang menjelaskan tentang siksaan itu, yakni: 

وأما عاد فأهلكوا بريح صرصر عاتيه سخرها عليهم سبع ليال وثمانية أيام حسوما فترى القوم فيها صرعى كأنهم أعجاز نخل خاوية فهل ترى لهم من باقية 
Artinya: 
Adapun kaum `Ad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang, yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum `Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul-tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk). Maka kamu tidak melihat seorangpun yang tinggal di antara mereka (Q.S. Al Haqqah: 6-8) 
b. Suara mengguntur yang memecahkan anak telinga Siksaan ini diturunkan kepada umat Nabi Saleh (kaum Samud). Mereka masih membangkang tidak mau beriman. Tiba-tiba mereka dipingsankan lalu mati oleh kejutan suara yang mengguntur yang dahsyat sekali. Allah menjelaskan lagi: 

فأما ثمود فأهلكوا بالطاغية 
Artinya: 
"Adapun kaum Samud maka mereka telah dibinasakan dengan kejadian yang luar biasa". (Q.S. Al Haqqah: 5) 
c. Ditelan bumi, inilah siksaan buat hartawan Karun. Dia mulanya seorang beriman dan patuh kepada Musa. Kemudian setelah kaya menjadi orang yang sombong dan durhaka. Ia berbuat kemungkaran melampaui batas. Lebih dari itu ia tidak mau menyerahkan zakat sebagai kewajiban harta kekayaan bagi orang kaya. Karena kecongkakan ini Allah menyiksanya. Tanah sekitar Karun berpijak berguncang, runtuh dan secara berangsur menelan tubuh Karun sampai lenyap sama sekali dari permukaann bumi. 
d. Ditenggelamkan air. Inilah siksaan bunt umat Nabi Nuh. Selain dari umat Nabi Nuh, Firaun, Haman beserta bala tentaranya juga tenggelam dalam laut merah sebagai balasan atas kesombongan dan siksaan yang mereka lakukan terhadap Musa dan pengikutnya. Semua itu adalah sebagai balasan yang setimpal atas kesalahan yang mereka lakukan, bukan merupakan kelaliman dari Allah SWT. Allah sekali-kali tidak menyiksa seseorang melainkan bilamana ia mengerjakan perbuatan yang tercela, sebab mengazab seseorang tanpa ada kesalahan bukanlah suatu Sunah Allah yang berlaku. Sebaliknya mereka yang tersebut dalam ayat-ayat yang lalu disiksa karena dosa dan kekafiran mereka terhadap Tuhan, juga karena mereka menyembah berhala dan mereka mengingkari nikmat yang diberikan kepadanya.

<<KEMBALI KE DAFTAR SURAH                         DAFTAR SURAH AL-'ANKABUT>>

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar