Jumat, 24 Januari 2014

As Shaffaat 131-140

<<KEMBALI KE DAFTAR SURAH                          DAFTAR SURAH AS SHAFFAT >>

129. Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian.(QS. 37:129)
130. (Yaitu):` Kesejahteraan dilimpahkan atas Ilyas `.(QS. 37:130)
131. Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.(QS. 37:131)
132. Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.(QS. 37:132)

Ash Shaaffaat 129 - 132 
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآخِرِينَ (129) سَلَامٌ عَلَى إِلْ يَاسِينَ (130) إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (131) إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ (132) 
Dalam ayat-ayat ini Allah SWT menjelaskan kemuliaan yang diberikan Nya kepada Ilyas sebagaimana kemuliaan yang dulu telah dianugerahkan Nya pula kepada Nabi Nuh, Ibrahim, Musa dan Harun. Bahwa Allah SWT akan mengabadikan keharuman namanya di kalangan umat manusia terutama di kalangan umat Yahudi, Nasrani dan Islam. Salam sejahtera selalu mereka ucapkan bagi Ilyas sejak zaman yang silam sampai akhir zaman. Kemuliaan itu diberikan kepadanya karena dia seorang yang selalu berbuat kebaikan beramal saleh. Terus berjuang menegakkan agama tauhid dan meluruskan kembali jalan kehidupan yang ditempuh oleh kaumnya Bani Israel. Semua itu dikerjakannya berlandaskan pengabdian yang tulus ikhlas, dan keimanan yang sempurna.



Sesungguhnya benar-benar Luth adalah seorang rasul.(QS. 37:133)
Ash Shaaffaat 133 
وَإِنَّ لُوطًا لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ (133) 
Dalam ayat ini Allah SWT menerangkan bahwa Lut seorang Rasul yang diutus kepada kaumnya, penduduk Sodom, sebuah negeri yang terletak di Palestina. Mereka biasa melakukan perbuatan mungkar dan keji seperti homosexual yang belum pernah dilakukan oleh umat sebelumnya seperti diterangkan Allah SWT dalam firman Nya: 

ولوطا إذ قال لقومه إنكم لتأتون الفاحشة ما سبقكم بها من أحد من العالمين أئنكم لتأتون الرجال وتقطعون السبيل وتأتون في ناديكم المنكر فما كان جواب قومه إلا أن قالوا ائتنا بعذاب الله إن كنت من الصادقين 
Artinya: 
Dan (ingatlah) ketika Lut berkata kepada kaumnya: "Sesungguhnya kamu benar-benar mengerjakan perbuatan yang amat keji yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun dari umat-umat sebelum kamu". Apakah sesungguhnya kamu patut mendatangi laki-laki, menyamun dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu? Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan: "Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar". (Q.S. Al Ankabut: 28-29) 
Nasihat-nasihat dan peringatan-peringatan Lut agar mereka menghentikan kelakuan mereka, tidaklah diperdulikan bahkan mereka menentang arab Tuhan itu.


134. (Ingatlah) ketika Kami selamatkan dia dan keluarganya (pengikut-pengikutnya) semua,(QS. 37:134)
135. kecuali seorang perempuan tua (isterinya yang berada) bersama-sama orang yang tinggal.(QS. 37:135)
136. Kemudian Kami binasakan orang-orang yang lain.(QS. 37:136)

Ash Shaaffaat 134 - 136 
إِذْ نَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ أَجْمَعِينَ (134) إِلَّا عَجُوزًا فِي الْغَابِرِينَ (135) ثُمَّ دَمَّرْنَا الْآخَرِينَ (136) 
Dalam ayat-ayat ini Allah SWT menjelaskan bahwa Dia menyelamatkan Lut dan pengikut-pengikutnya dan menghancurkan mereka yang durhaka, termasuk istrinya. Setelah kaumnya menunjukkan permusuhan yang sengit, datanglah malaikat kepada Lut as memberi tahukan bahwa siksa Tuhan segera datang menimpa kaumnya penduduk negeri Sodom itu. Dan Lut beserta pengikut-pengikutnya diperintahkan agar meninggalkan negeri itu. Sehabis tengah malam, Lut dan pengikut-pengikutnya pergi meninggalkan negeri itu, tidak seorangpun yang tertinggal kecuali istrinya yang memang tidak mau beriman kepada Lut. Menjelang fajar menyingsing mereka sudah keluar dari negeri itu. 
Tepat waktu subuh datanglah azab menimpa negeri itu seperti yang diterangkan Tuhan dalam firman Nya: 

كذبت قوم لوط بالنذر إنا أرسلنا عليهم حاصبا إلا آل لوط نجيناهم بسحر 
Artinya: 
Kaum Lut pun telah mendustakan ancaman-ancaman (Nabinya). Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka), kecuali keluarga Lut. Mereka Kami selamatkan di waktu sebelum fajar menyingsing. (Q.S. Al Qamar: 33-34) 
Dengan demikian kaum Lut itu tenggelam di telan bumi, sesaat sesudah Lut dan pengikut-pengikutnya meninggalkan negeri itu.

137. Dan sesungguhnya kamu (hai penduduk Mekah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka di waktu pagi,(QS. 37:137)
138. dan di waktu malam. Maka apakah kamu tidak memikirkan?(QS. 37:138)
Ash Shaaffaat 137 - 138 
وَإِنَّكُمْ لَتَمُرُّونَ عَلَيْهِمْ مُصْبِحِينَ (137) وَبِاللَّيْلِ أَفَلَا تَعْقِلُونَ (138) 
Dalam ayat-ayat ini, Allah SWT menerangkan bahwa kaum Quraisy sudah sering kali melewati negeri Sodom yang dibinasakan Tuhan itu, karena letaknya di garis perjalanan kafilah dagang mereka dari Mekah ke Syam. Kadang-kadang mereka lewat di tempat itu pada pagi hari dan kadang-kadang pada malam hari. Orang-orang Quraisy dan para musafir tentulah menyaksikan puing-puing negeri itu dan memperoleh pelajaran dart cerita, seperti firman Allah SWT: 

وإنها لبسبيل مقيم إن في ذلك لآية للمؤمنين 
Artinya: 
Dan sesungguhnya kota Sodom itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman. (Q.S. Al Hijr: 76-77) 
Maka tidaklah patut bilamana kaum Quraisy itu tidak mengambil pelajaran dari peristiwa kebinasaan Sodom itu karena mereka sudah menyaksikan puing-puingnya.

139. Sesungguhnya Yunus benar-benar salah seorang rasul,(QS. 37:139)

Ash Shaaffaat 139 
وَإِنَّ يُونُسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ (139) 
Dalam ayat ini Allah SWT menerangkan bahwa Yunus adalah seorang Rasul yang diutus kepada penduduk negeri Niniveh. Dia mengajak penduduknya menyembah Tuhan Yang Maha Esa tapi mereka menolak ajakan itu dan terus mengingkari kerasulannya. Yunus pergi meninggalkan mereka dengan perasaan marah. Kepada kaumnya beliau mengingatkan bahwa dalam waktu yang dekat bencana Tuhan akan ditimpakan kepada mereka. Tatkala mendengarkan ancaman Yunus itu, mereka meyakini bahwa ancaman itu pasti datang sebab mereka mengetahui Nabi itu tidak berbohong. Maka segeralah mereka keluar meninggalkan kampung mereka pergi ke tengah padang pasir bersama-sama anak istrinya dan binatang ternak mereka. 
Di padang pasir itulah mereka bertobat dan merendahkan diri kepada Tuhan dengan penuh keimanan. Karena kesungguhan mereka bertobat kepada Tuhan agar diampuni dosa mereka, maka Allah SWT tidak menurunkan Arab yang semestinya ditimpakan kepada mereka, sebagaimana difirmankan Allah SWT: 

فلولا كانت قرية آمنت فنفعها إيمانها إلا قوم يونس لما آمنوا كشفنا عنهم عذاب الخزي في الحياة الدنيا ومتعناهم إلى حين 
Artinya: 
Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? Tatkala mereka (kaum Yunus itu), beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai kepada waktu yang tertentu. (Q.S. Yunus: 98)

140. (ingatlah) ketika ia lari, ke kapal yang penuh muatan,(QS. 37:140)

Ash Shaaffaat 140 - 142 
إِذْ أَبَقَ إِلَى الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ (140) فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ الْمُدْحَضِينَ (141) فَالْتَقَمَهُ الْحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٌ (142) 
Adapun Yunus as sesudah memberikan peringatan dengan ancaman azab kepada kaumnya itu lalu pergi meninggalkan mereka sebelum ada perintah dari Tuhan. Beliau melarikan diri dengan menumpang sebuah kapal yang penuh dengan muatan. Karena sarat dengan barang-barang dan penumpang, sehingga mereka takut tenggelam di tengah lautan, maka mereka mengadakan undian di antara penumpang. Barang siapa kalah undian dilempar ke laut dengan demikian kapal menjadi ringan serta terhindar dari bahaya tenggelam. Dalam undian itu, Yunus kalah, namun mereka merasa segan melemparkannya ke laut. Lalu diadakan undian ulangan dan Yunus mengalami kekalahan lagi. Juga mereka masih segan melemparkannya ke laut. Di adakan kembali undian ketiga kalinya, tetapi Yunus tetap kalah undian. Akhirnya dia memutuskan sendiri terjun ke laut. Dalam pada itu Allah SWT memerintahkan seekor ikan hiu menelan Yunus. Kepada ikan itu diwahyukan pula agar jangan memakan dagingnya ataupun tulangnya, tetapi menjadikan perutnya sebagai penjara bagi Yunus, karena Yunus bukanlah makanannya. 
Demikianlah keadaan Nabi Yunus hidup dalam kegelapan perut ikan itu disebabkan dia meninggalkan kaumnya tanpa izin dari Allah SWT dan karena tidak sabar menahan perlakuan kaumnya sebagaimana halnya para Rasul lainnya.

<<KEMBALI KE DAFTAR SURAH                           DAFTAR SURAH AS SHAFFAT (182)>>

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar