Minggu, 26 Januari 2014

Shad 71-80

<<KEMBALI KE DAFTAR SURAH                          DAFTAR SURAH SHAD >>

(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: `Sesungguhnya Aku akan menciptakan menusia dari tanah`.(QS. 38:71)
Shaad 71
إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِنْ طِينٍ (71)
Para malaikat dan Iblis saling berbantahan dan berdebat setelah Allah menyampaikan kepada mereka bahwa Dia akan menciptakan seorang manusia dari tanah. Yang mereka perbantahkan itu ialah faedah dari adanya manusia yang akan diciptakan Allah itu. Perbantahan ini diterangkan dalam firman Allah SWT:

وإذ قال ربك للملئكة إني جاعل في الأرض خليفة قالوا أتجعل فيها من يفسد فيها ويسفك الدماء ونحن نسبح بحمدك ونقدس لك
Artinya:
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau. (Q.S. Al Baqarah: 30)

Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya ruh(ciptaan)-Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan sujud kepadanya`.(QS. 38:72)
Lalu seluruh malaikat-malaikat itu sujud semuanya(QS. 38:73)
Kecuali iblis; dia menyombongkan diri dan adalah dia termasuk orang-orang yang kafir.(QS. 38:74)
Shaad 72 - 74
فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ (72) فَسَجَدَ الْمَلَائِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ (73) إِلَّا إِبْلِيسَ اسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ (74)
Selanjutnya Allah SWT menyampaikan kepada Malaikat bahwa: "Apabila telah Aku sempurnakan kejadian manusia itu dan telah Aku tiupkan roh ke dalam tubuhnya, maka sujudlah kamu sekalian kepada Adam, sebagai tanda penghormatan kepadanya".
Dalam ayat ini tidak diterangkan proses penciptaan Adam as tetapi diterangkan bahwa Adam telah ada, dan para malaikat telah bersujud menghormatinya. kecuali Iblis. Ia enggan menghormati Adam, karena itu ia termasuk makhluk yang ingkar kepada Allah SWT.

Allah berfirman: `Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?`.(QS. 38:75)
Shaad 75
قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَنْ تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ أَأَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنْتَ مِنَ الْعَالِينَ (75)
Allah menghardik Iblis: "Hai Iblis, apa yang menyebabkanmu enggan sujud menghormati Adam, suatu makhluk yang telah Aku ciptakan sendiri dengan kekuasaan Ku?, Aku sendirilah yang menciptakan Adam itu , bukan makhluk Ku yang menciptakannya. Kenapa kamu berlaku angkuh dan sombong. Apakah kamu telah merasa dirimu lebih tinggi dan lebih terhormat di antara makhluk-makhluk yang telah Aku ciptakan, sehingga kamu berpendapat bahwa kamu berhak dan berwenang berbuat apa yang kamu inginkan?".

Iblis berkata: `Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah`.(QS. 38:76)
Shaad 76
قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ (76)
Iblis menjawab dengan membangkang kepada Allah: Aku lebih baik dari pada Adam, karena Engkau menjadikan aku dari api, sedang Engkau menjadikan Adam dari tanah.

Allah berfirman: `Maka kelurlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang diusir,(QS. 38:77)
Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan`.(QS. 38:78)
Shaad 77 - 78
قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ (77) وَإِنَّ عَلَيْكَ لَعْنَتِي إِلَى يَوْمِ الدِّينِ (78)
Karena kedurhakaan Iblis yang enggan menaati perintah Allah, yang memerintahkannya supaya sujud kepada Adam itu, maka Allah SWT mengusir Iblis dari dalam surga, dan menjadikannya sebagai makhluk yang terkutuk. Kutukan itu tetap berlaku atas Iblis sampai Hari Kiamat, yaitu hari pembalasan terhadap semua perbuatan manusia.


Iblis berkata: `Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan`.(QS. 38:79)
Shaad 79
قَالَ رَبِّ فَأَنْظِرْنِي إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ (79)
Setelah Iblis menjadi makhluk yang terkutuk, maka ia berdoa kepada Allah SWT: "Wahai Tuhanku, jika Engkau telah menjadikan aku sebagai makhluk Mu yang terkutuk dan telah terjauh dari rahmat Mu, maka aku mohon agar umurku dipanjangkan, hingga sampai hari berbangkit nanti. Janganlah engkau wafatkan aku selama dunia masih ada.

Allah berfirman: `Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh,(QS. 38:80)
sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari kiamat)`.(QS. 38:81)

Shaad 80 - 81
قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِينَ (80) إِلَى يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ (81)
Allah SWT mengabulkan doa Iblis itu, dengan membiarkan Iblis tersebut hidup sampai Hari Kiamat nanti.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar