Minggu, 26 Januari 2014

Shad 51-60

<<KEMBALI KE DAFTAR SURAH                          DAFTAR SURAH SHAD >>
(yaitu) surga Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka,(QS. 38:50)
didalamnya mereka bertelekan (di atas dipan-dipan) sambil meminta buah-buahan yang banyak dan minuman di surga itu.(QS. 38:51)
Dan pada sisi mereka (ada bidadari-bidadari) yang tidak liar pandangannya dan sebaya umurnya.(QS. 38:52)

Shaad 50 - 52 
جَنَّاتِ عَدْنٍ مُفَتَّحَةً لَهُمُ الْأَبْوَابُ (50) مُتَّكِئِينَ فِيهَا يَدْعُونَ فِيهَا بِفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ وَشَرَابٍ (51) وَعِنْدَهُمْ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ أَتْرَابٌ (52) 
Dalam ayat-ayat ini Allah SWT menjelaskan betapa nikmatnya tempat kembali yang disediakan kepada para Rasul dan orang-orang yang bertakwa itu. Pintu selalu terbuka, dan keadaannya selalu menyenangkan, sebagai tanda bahwa segalanya telah dipersiapkan untuk menghormati hamba-hamba pilihan Allah yang akan menghuninya. Kamar-kamarnya yang luas mempesona, pelayan-pelayannya yang indah dipandang mata, dan suasana ligkungannya yang mencengangkan. Semuanya dalam tata ciptaan yang mempesonakan, yang belum pernah terlihat pandangan mata, belum pernah terngiang di daun telinga dan belum pernah terlintas dalam hati. 
Di dalam surga itu selera mereka terpenuhi, dipan-dipan tempat mereka membaringkan diri, tersedia serba memuaskan, buah-buahan yang beraneka ragam, jenis rasa dan aromanya, serta minuman dengan segala macamnya, siap disuguhkan. Sebenarnya kenikmatan yang terdapat dalam surga itu adalah puncak dari seluruh kenikmatan. Adapun kenikmatan yang ada di surga itu diungkapkan dengan buah-buahan dan minuman adalah sebagai penonjolan yang sesuai dengan keadaan masyarakat Quraisy pada waktu itu. 
Apabila disebutkan buah-buahan yang beraneka ragam dan minuman yang bermacam rupa, sudah barang tentu selera mereka terangsang, dan timbullah keinginan mereka untuk menikmati. Di samping itu mereka didampingi oleh bidadari-bidadari yang sangat sopan. Masing-masing penghuni surga dilayani oleh bidadari-bidadari yang khusus untuknya, dan tidak memberikan pelayanannya kepada penghuni surga yang lain. Semua bidadari sama-sama cantiknya dan sama-sama remaja.

Inilah apa yang dijanjikan kepadamu pada hari berhisab.(QS. 38:53)
Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezki dari Kami yang tiada habis-habisnya.(QS. 38:54)

Shaad 53 - 54 
هَذَا مَا تُوعَدُونَ لِيَوْمِ الْحِسَابِ (53) إِنَّ هَذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهُ مِنْ نَفَادٍ (54) 
Allah SWT menegaskan bahwa segala macam kenikmatan yang terdapat di surga itulah yang dijanjikan kepada hamba Allah yang bertakwa, yang pasti tiba setelah manusia seluruhnya dibangkitkan kembali dari kubur, dan diadili di padang Mahsyar. Dalam pada itu Allah menegaskan bahwa nikmat yang ada di surga itu bukan sembarang kenikmatan, tetapi nikmat yang tiada putus-putusnya.

Beginilah (keadaan mereka).dan sesungguhnya bagi orang-orang yang durhaka benar-benar (disediakan) tempat kembali yang buruk,(QS. 38:55)
(yaitu nereka Jahannam, yang mereka masuk ke dalamnya; maka amat buruklah Jahannam itu sebagai tempat tinggal(QS. 38:56)

Shaad 55 - 56 
هَذَا وَإِنَّ لِلطَّاغِينَ لَشَرَّ مَآبٍ (55) جَهَنَّمَ يَصْلَوْنَهَا فَبِئْسَ الْمِهَادُ (56) 
Allah SWT menerangkan bahwa yang telah diterangkan pada ayat-ayat yang lalu itu adalah balasan yang diberikan kepada orang-orang yang beriman, sebagai balasan dari ketaatan dan amal saleh yang telah mereka lakukan selama hidup di dunia, sedang yang diterangkan dalam ayat ini adalah keadaan orang-orang kafir di dalam neraka. Mereka memperoleh tempat kembali yang buruk, mengalami kesengsaraan yang tiada taranya di dalam neraka. Segala tempat yang mereka tempati baik tempat duduk, tempat tidur, tempat istirahat, dan sebagainya, merupakan tempat yang tidak mereka senangi, karena di tempat itu mereka selalu mengalami siksaan yang berat. 
Dalam ayat yang lain diterangkan keadaan orang kafir di dalam neraka, Allah berfirman: 

لهم من جهنم مهاد ومن فوقهم غواش وكذلك نجزي الظالمين 
Artinya: 
Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka). Demikian kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim. (Q.S. Al A'raf: 41)

Inilah (azab neraka), biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin.(QS. 38:57)
Dan azab yang lain yang serupa itu berbagai macam(QS. 38:58)
Shaad 57 - 58 
هَذَا فَلْيَذُوقُوهُ حَمِيمٌ وَغَسَّاقٌ (57) وَآخَرُ مِنْ شَكْلِهِ أَزْوَاجٌ (58) 
Allah menyatakan kepada orang-orang kafir di dalam neraka: Hai orang kafir, inilah azab yang pernah Aku janjikan dahulu, maka rasakanlah olehmu bagaimana berat dan pedihnya azab itu, minumlah oleh kamu di dalam neraka itu air panas yang sedang mendidih yang membakar mulut dan usus-ususmu atau nanah busuk yang mengalir dari tubuh-tubuh penghuni neraka. Selain dari itu kamu sekalian akan merasakan azab-azab yang lain yang kamu sendiri tidak mengetahui bentuk azab itu, selain kamu hanya merasakan kesengsaraan yang sangat. 
Jika diperhatikan ayat-ayat ini dan dihubungkan dengan ayat-ayat yang sebelumnya seakan-akan ayat ini merupakan imbangan perkataan Allah SWT kepada ahli surga. Pada ayat yang lalu disebutkan bahwa penduduk surga diberikan buah-buahan yang baik dan minuman yang lezat rasanya, sedang pada ayat ini diterangkan bahwa penduduk neraka disuruh merasakan air panas yang mendidih dan nanah yang mengalir. Hal ini berarti bahwa penduduk surga memperoleh semua yang diminta dan diingininya, sedang penduduk neraka disuruh bahkan terpaksa melakukan sesuatu yang tidak diingininya. 
Orang-orang yang beriman di dalam surga memperoleh bidadari yang tidak liar pandangannya dan sebaya umurnya, maka penduduk neraka memperoleh azab yang bermacam-macam yang sama berat dan pedihnya.

(Dikatakan kepada mereka): `Ini adalah suatu rombongan (pengikut-pengikutmu) yang masuk berdesak-desak bersama kamu (ke neraka)`. (Berkata pemimpin-pemimpin mereka yang durhaka): `Tiadalah ucapan selamat datang kepada mereka karena sesungguhnya mereka akan masuk neraka`.(QS. 38:59)
Shaad 59 
هَذَا فَوْجٌ مُقْتَحِمٌ مَعَكُمْ لَا مَرْحَبًا بِهِمْ إِنَّهُمْ صَالُوا النَّارِ (59) 
Para malaikat berkata kepada orang-orang kafir yang telah masuk ke dalam neraka lebih dahulu di waktu mereka menghalau rombongan kafir yang lain yang banyak jumlahnya: "Inilah rombongan yang lain yang dihalau ke dalam neraka agar mereka tinggal di dalamnya bersama-sama dengan kamu". Rombongan yang telah masuk dahulu ke dalam neraka, melihat rombongan yang baru yang sedang digiring itu, berkata: "Ini adalah rombongan yang banyak jumlahnya yang akan menghuni neraka bersama-sama kita, maka kecelakaan akan menimpa mereka pula seperti kecelakaan yang telah menimpa kita dan mereka akan dibakar hangus seperti kita".

Pengikut-pengikut mereka menjawab: `Sebenarnya kamulah. Tiada ucapan selamat datang bagimu, karena kamulah yang menjerumuskan kami ke dalam azab ini maka amat buruklah Jahannam itu sebagai tempat menetap`.(QS. 38:60)

Shaad 60 
قَالُوا بَلْ أَنْتُمْ لَا مَرْحَبًا بِكُمْ أَنْتُمْ قَدَّمْتُمُوهُ لَنَا فَبِئْسَ الْقَرَارُ (60) 
Mendengar ucapan itu, maka rombongan yang sedang digiring malaikat itu menjawab: "Sebenarnya kamulah yang lebih pantas mendapat celaka, karena kamulah yang menyesatkan kami dahulu, dan kamulah yang selalu mengajak dan mendorong kami untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang mengakibatkan kami masuk neraka ini". 
Dalam ayat lain Allah SWT berfirman: 

قال ادخلوا في أمم قد خلت من قبلكم من الجن والإنس في النار كلما دخلت أمة لعنت أختها 
Artinya: 
Allah berfirman: "Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu, Setiap suatu umat masuk (ke dalam neraka), dia mengutuk kawannya (yang menyesatkannya). (Q.S. Al A'raf: 38) 
Lain halnya penduduk surga, setiap ada rombongan yang masuk ke dalamnya, mereka selalu disambut dengan senang dan gembira, dalam suasana persaudaraan dan kasih sayang, dan kepada mereka diucapkan "salam". Sungguh besar perbedaannya penerimaan orang-orang beriman ketika mereka masuk surga dengan penerimaan orang-orang kafir ketika mereka masuk neraka.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar