Rabu, 28 Maret 2012

Al Imran-126-129

<<KEMBALI KE DAFTAR SURAH                           DAFTAR SURAH aL IMRAN>>
TAFSIR DEPAG RI : QS 003 - AL IMRAN-126
http://rumahislam.com/tafsir-depag-ri/158-qs-003-al-imran/946-tafsir-depag-ri--qs-003-al-imran-126.html



وَمَا جَعَلَهُ اللَّهُ إِلَّا بُشْرَى لَكُمْ وَلِتَطْمَئِنَّ قُلُوبُكُمْ بِهِ وَمَا النَّصْرُ إِلَّا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ  

Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala-bantuan itu melainkan sebagai khabar gembira (kemenangan) mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(QS. 3:126)
Allah menegaskan dalam ayat ini bahwa ucapan Nabi Muhammad saw. mengenai bantuan tiga ribu atau lima ribu malaikat hanyalah untuk menggembirakan hati kaum muslimin dan mengajak mereka supaya sabar dan tabah serta bertakwa kepada Allah dalam menghadapi musuh yang demikian banyak dan amat kuat itu. Sebenarnya kemenangan itu hanyalah datang dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Jadi kalau kaum muslimin benar-benar mengamalkan petunjuk Allah dan rasul Nya dan benar-benar percaya dan yakin akan mendapat kemenangan dan tetap bersifat sabar dan takwa dengan penuh tawakal tentulah Allah akan memberikan kemenangan kepada mereka. 

Tetapi pada perang Uhud ini tidak terdapat kebulatan tekad dan tidak terdapat kepatuhan kepada perintah, kecuali pada permulaan pertempuran. Hal ini terbukti dengan timbulnya keragu-raguan dalam hati dua golongan kaum muslimin dan turunnya pasukan pemanah yang diperintahkan supaya tidak meninggalkan tempat mereka. Inilah sebabnya kekalahan kaum muslimin pada perang Uhud ini.


TAFSIR DEPAG RI : QS 003 - AL IMRAN-127
http://rumahislam.com/tafsir-depag-ri/158-qs-003-al-imran/945-tafsir-depag-ri--qs-003-al-imran-127.html

لِيَقْطَعَ طَرَفًا مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَوْ يَكْبِتَهُمْ فَيَنْقَلِبُوا خَائِبِينَ

(Allah menolong kamu dalam perang Badar dan memberi bala bantuan itu) untuk membinasakan segolongan orang-orang yang kafir, atau untuk menjadikan mereka hina, lalu mereka kembali dengan tiada memperoleh apa-apa.(QS. 3:127)
Pada permulaan pertempuran, sebagaimana tersebut di atas, kaum muslimin dapat mengkacau-balaukan barisan musuh, sehingga banyak di antara mereka yang jatuh menjadi korban. 
Sebagian ahli sejarah mengatakan bahwa ada delapan belas orang yang terbunuh dari kaum musyrikin. 
Tetapi pendapat ini ditolak oleh sebagian Ahli sejarah yang lain. Mereka berkata: "Sayidina Hamzah saja, dapat membunuh tiga puluh orang dari mereka". Ahli sejarah yang lain mengatakan bahwa sebab perbedaan pendapat ini adalah karena ketika kaum muslimin menghitung korban yang jatuh di kalangan kaum musyrikin, mereka hanya menemukan delapan belas mayat. Padahal kaum musyrikin itu sebelum kembali ke Mekah sempat menguburkan sebagian korban itu dan membawa korban yang lain bersama mereka. 
Jadi kemenangan kaum muslimin pada pertempuran pertama ini adalah berkat kebulatan tekad dan ketetapan hati mereka yang ditimbulkan oleh perkataan Rasulullah saw yang tersebut dalam ayat 124 dan 125. 
Kekalahan kaum musyrikin dan jatuhnya korban yang banyak di kalangan mereka memang sudah menjadi kehendak Allah untuk membinasakan segolongan orang kafir itu, menjengkelkan hati mereka dan menghina mereka dengan kekalahan itu.


TAFSIR DEPAG RI : QS 003 - AL IMRAN-128
http://rumahislam.com/tafsir-depag-ri/158-qs-003-al-imran/944-tafsir-depag-ri--qs-003-al-imran-128.html

لَيْسَ لَكَ مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ

Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka, atau mengazab mereka, karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim.(QS. 3:128)
Pada pertempuran kedua kaum muslimin menderita kekalahan berat, sehingga ada 70 orang di antara mereka gugur sebagai Syuhada' dan Nabipun mendapat luka-luka. Hal ini amat menyedihkan hati kaum muslimin dan hati Nabi sendiri.


TAFSIR DEPAG RI : QS 003 - AL IMRAN-129
http://rumahislam.com/tafsir-depag-ri/158-qs-003-al-imran/943-tafsir-depag-ri--qs-003-al-imran-129.html

وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ يَغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ  

Kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan yang ada di bumi. Dia memberi ampun kepada siapa yang Dia kehendaki; Dia menyiksa siapa yang Dia kehendaki; dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS. 3:129) 
Memang demikianlah hak Allah terhadap hamba-Nya karena Dia Yang memiliki semua yang ada di langit dan di bumi. Dia berkuasa penuh atas semuanya, tak ada Seorangpun yang berkuasa atas makhluknya kecuali Dia. -Dialah yang menghukum dan memutuskan segala urusan. Dia berhak mengampuni dan menerima tobat hamba-Nya yang nampak durhaka, tetapi siapa tahu bahwa pada diri hamba-Nya itu ada bibit-bibit keimanan dan kebaikan. Dia berhak menyiksa karena Dialah Yang Maha Mengetahui siapa di antara hamba-Nya yang patut mendapat siksaan di dunia atau di akhirat. Di samping itu Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.



<<KEMBALI KE DAFTAR SURAH                           DAFTAR SURAH aL IMRAN>>

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar